Usai Libur Lebaran, ASN Trenggalek Dominan Masuk Kantor Meski Ada Skema WFA

Rabu, 1 April 2026 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Usai Libur Lebaran, ASN Trenggalek Dominan Masuk Kantor/ Dok. Prokooim

TRENGGALEK | JATIM TERKINI – Aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek kembali berjalan normal setelah libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah. Kendati pemerintah memberikan fleksibilitas kerja melalui skema work from anywhere (WFA), sebagian besar ASN tetap memilih bekerja dari kantor.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Trenggalek, tingkat kehadiran ASN secara langsung di kantor menembus angka 92 persen pada dua hari awal penerapan kebijakan tersebut.

Kepala BKPSDM Trenggalek, Heri Yulianto, menyampaikan pada Rabu (25/3/2026), sebanyak 9.273 dari total 10.077 ASN tercatat hadir bekerja dari kantor.

“Sebanyak 9.273 ASN atau 92,02 persen bekerja dari kantor. Sedangkan 779 ASN menjalankan WFA, 16 ASN lepas dinas atau shift, dan 9 ASN mengambil cuti tahunan,” jelasnya.

Pada hari berikutnya, Kamis (26/3/2026), angka tersebut relatif tidak berubah. Sebanyak 9.274 ASN atau 92,03 persen tetap bekerja secara work from office (WFO).

“Untuk tanggal 26 Maret, tercatat 777 ASN menjalankan WFA, 20 ASN lepas dinas atau shift, serta 6 ASN cuti tahunan,” lanjutnya.

Penerapan WFA ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Trenggalek Nomor 343 Tahun 2026 yang mengacu pada kebijakan Kementerian PAN-RB. Dalam aturan itu, ASN diberikan kelonggaran bekerja fleksibel selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Maret 2026.

Meski ada kebijakan tersebut, Pemkab Trenggalek memastikan pelayanan publik tetap berjalan maksimal. OPD yang berkaitan langsung dengan masyarakat, seperti sektor kesehatan dan administrasi kependudukan, tetap beroperasi penuh dari kantor.

“Unit pelayanan publik tetap menjalankan aktivitas seperti biasa di kantor,” tegas Heri.

Dari total 40 organisasi perangkat daerah (OPD), sebanyak 21 OPD tetap menerapkan WFO, 8 OPD menjalankan WFA, dan 11 OPD mengombinasikan keduanya.

Untuk menjaga disiplin, pengawasan kehadiran ASN tetap diberlakukan. ASN yang bekerja di kantor wajib melakukan absensi melalui sistem face recognition, sementara ASN yang bekerja dari luar kantor menggunakan sistem presensi online yang telah disediakan.

Pemkab Trenggalek berharap kedisiplinan ASN tetap terjaga pascalibur panjang, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami penurunan.

Reporter : zainal Arifin

Berita Terkait

980 Lembaga Terima Hibah Rp 19 Miliar, Pemkab Tulungagung Ingatkan Soal Pertanggungjawaban
OTT Kedua di Tulungagung, Kemendagri Lakukan Pengawasan dan Pendampingan Pastikan Pelayanan Normal
Tingkatkan Pelayanan Humanis, RSUD dr. Iskak Gembleng 160 Pegawai
Pemkab Tulungagung Gelar Rapat Pendana Usai OTT KPK, Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Dishub Blitar Dorong Legalitas Dermaga Sungai Brantas, Jamin Keselamatan Penumpang
Rotasi 8 Pejabat, Bupati Trenggalek Lantik Direktur Baru Perumda Tirta Wening
Layanan Publik Jangan Kendor PLT Bupati Tulungagung Rapat dengan Kemendagri, ASN Diminta Tetap Maksimal Layani Warga
Ahmad Baharudin Resmi Ditunjuk Plt Bupati Tulungagung, Pemerintahan Dipastikan Tetap Berjalan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:03 WIB

980 Lembaga Terima Hibah Rp 19 Miliar, Pemkab Tulungagung Ingatkan Soal Pertanggungjawaban

Jumat, 17 April 2026 - 15:19 WIB

OTT Kedua di Tulungagung, Kemendagri Lakukan Pengawasan dan Pendampingan Pastikan Pelayanan Normal

Rabu, 15 April 2026 - 12:59 WIB

Tingkatkan Pelayanan Humanis, RSUD dr. Iskak Gembleng 160 Pegawai

Rabu, 15 April 2026 - 09:52 WIB

Pemkab Tulungagung Gelar Rapat Pendana Usai OTT KPK, Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu

Selasa, 14 April 2026 - 15:53 WIB

Dishub Blitar Dorong Legalitas Dermaga Sungai Brantas, Jamin Keselamatan Penumpang

Berita Terbaru