Pemkab Tulungagung Ajak Perguruan Silat Jogo Tulungagung, Deklarasi Damai Digelar

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama forkopimda dan elemen masyarakat foto bersama usai Deklarasi Damai. (nas)

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Fenomena konvoi perguruan silat menjadi perhatian Pemkab Tulungagung. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, pemkab menggelar apel besar tiga pilar bersama elemen masyarakat di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Kamis (3/9/2026).
Apel tersebut mengusung slogan Jogo Indonesia, Jogo Tulungagung. Kegiatan melibatkan organisasi masyarakat, perguruan silat, mahasiswa, pelajar, serta unsur sabuk Kamtibmas.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, apel besar tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut dia, kondisi Tulungagung hingga kini masih aman, kondusif, dan terkendali.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat pemerintah lengah. Upaya pencegahan tetap diperlukan untuk menjaga situasi tetap aman dan damai, terutama di tengah fenomena konvoi perguruan silat.
“Semangat kita adalah jaga Indonesia dan jogo Tulungagung demi keamanan,” ujar Ahmad.
Usai apel, Forkopimda bersama perwakilan organisasi masyarakat, perguruan silat, mahasiswa, dan pelajar membubuhkan tanda tangan deklarasi damai. Deklarasi itu menjadi komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Ahmad menegaskan, konvoi perguruan pencak silat pada dasarnya diperbolehkan. Namun, kegiatan tersebut harus disampaikan terlebih dahulu kepada pihak keamanan agar dapat dilakukan pengawalan dan pengaturan di lapangan.
“Konvoi pencak silat itu hal yang wajar. Yang penting ada pemberitahuan. Nanti dari pihak keamanan akan mengawal dan mengarahkan,” jelasnya.
Dia berharap seluruh kegiatan konvoi berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan keamanan. Jika sampai terjadi tindakan anarkis, penanganannya akan diserahkan kepada aparat penegak hukum.
“Insyaallah enggak ada. Kalau anarkis itu di luar kendali, tentu kita serahkan kepada aparat,” pungkasnya. (nas)

Berita Terkait

Pemkab Tulungagung Perpanjang MoU 16 Instansi, Tujuh Inovasi Layanan Diluncurkan
Dishub Tulungagung Siapkan Bus Sekolah Gratis untuk Antar Wisatawan ke Pantai Selatan
Momentum Kemerdekaan, Pemprov Jatim Bebaskan Denda Pajak Kendaraan di Tulungagung
Dua Kali Berturut-turut, Tri Hariadi Kembali Jadi Sekda Tulungagung
10 Ribu Bendera Merah Putih Dibagikan, Pemkab Tulungagung Dorong Pengibaran hingga Pelosok Desa
DPRD Ketok Palu Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Marsono: Semua Anggaran Harus Diawasi
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Plt Bupati Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD
Razia Parkir Liar Digencarkan, Jukir Ilegal Didata untuk Ikut Pelatihan Kerja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:33

Pemkab Tulungagung Ajak Perguruan Silat Jogo Tulungagung, Deklarasi Damai Digelar

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:11

Pemkab Tulungagung Perpanjang MoU 16 Instansi, Tujuh Inovasi Layanan Diluncurkan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:42

Dishub Tulungagung Siapkan Bus Sekolah Gratis untuk Antar Wisatawan ke Pantai Selatan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:37

Momentum Kemerdekaan, Pemprov Jatim Bebaskan Denda Pajak Kendaraan di Tulungagung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:30

Dua Kali Berturut-turut, Tri Hariadi Kembali Jadi Sekda Tulungagung

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Kasus Dugaan Pencurian Jagung di Gesikan Berakhir Damai

Rabu, 2 Sep 2026 - 15:42