Foto : Polisi mengevakuasi jenazah Marhit yang meninggal dunia. (ist)
TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Tiga hari tak terlihat keluar rumah, membuat tetangga Marhit, 71, warga Desa Pakisrejo, Kecamatan Rejotangan, curiga. Selasa (15/9), tetangganya berinisiatif mengecek kondisi rumah korban. Dugaan buruk pun terbukti. Marhit ditemukan sudah tak bernyawa di ruang tamu.
Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Imam Hayubi, 41. Rumah korban berada di belakang kediaman saksi.
“Jadi, saksi mendapati korban sudah tergeletak di ruang tamu dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kasianto.
Setelah menemukan korban, Imam kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi lainnya, Khoirul Jambur, serta Kepala Desa Pakisrejo Suminto. Selanjutnya, kepala desa melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rejotangan.
Petugas Ka SPK dan Unit Reskrim Polsek Rejotangan bersama Tim Inafis Polres Tulungagung serta petugas Puskesmas Rejotangan kemudian mendatangi lokasi. Olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jasad korban langsung dilakukan.
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas juga mengamankan satu potong sarung warna ungu sebagai barang bukti.
“Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” terang Kasianto.
Menurut keterangan warga, Marhit diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Korban tinggal bersama istrinya yang juga mengalami kondisi serupa. Selama ini, korban disebut kerap pergi dari rumah dan berjalan kaki tanpa arah hingga berhari-hari.
Kasianto menduga kondisi tersebut berkaitan dengan penyebab kematian korban. Namun, kepastian penyebab meninggalnya Marhit masih menunggu pemeriksaan medis.
“Korban sering tidak pulang dan berjalan kaki tidak tentu arah sampai berhari-hari. Diduga penyebab kematian karena kelelahan,” imbuhnya.
Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung guna menjalani visum et repertum. (nas)










Komentar