Ruangan Disegel KPK, Pelayanan Pemkab Diminta Jalan Terus

Senin, 13 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Salah satu ruangan yang disegel KPK (ist).

TULUNGAGUNG | JATIM TERKINI – Dampak operasi tangkap tangan (OTT) KPK mulai terasa di lingkungan Pemkab Tulungagung. Sejumlah ruangan penting disegel, menyusul penetapan Bupati Tulungagung sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD).

Meski demikian, roda pelayanan publik diminta tidak boleh terganggu. Penjabat (Pj) Sekda Tulungagung Soeroto menegaskan, hal itu saat memimpin apel di halaman Pemkab Tulungagung, Senin (13/4).

“Pelayanan harus tetap berjalan seperti biasa, tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Soeroto menyebut, pasca-penetapan tersangka oleh KPK, pihaknya kini menunggu langkah lanjutan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kita tunggu surat dari Kemendagri,” ujarnya singkat.

Sejumlah ruangan yang disegel di antaranya ruang Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Tulungagung serta ruang Kepala Dinas PUPR. Selain itu, beberapa ruangan lain juga tidak bisa digunakan untuk sementara waktu.

Akibat penyegelan tersebut, aktivitas perkantoran terpaksa dialihkan ke lokasi lain. “Sementara masih menempati tempat lain,” pungkasnya.

Situasi ini menjadi ujian bagi birokrasi Pemkab Tulungagung untuk tetap menjaga stabilitas pelayanan di tengah proses hukum yang berjalan.

Reporter Aris H.

Berita Terkait

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa
Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali
Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru
Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik
Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme
18 SPPG Disetop Sementara, Ribuan Siswa di Tulungagung Belum Terima MBG
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Notifikasi BRI-Telkom, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp2 Triliun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:26

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:03

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25

Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:32

Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:57

Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas

Berita Terbaru