Mahasiswa Geruduk Dewan, Desak KPK Bongkar Tuntas Korupsi Bupati

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mahasiswa saat menggelar aksi di depan DPRD Tulungagung. Mereka mendesak KPK membongkar tuntas korupsi bupati.

TULUNGAGUNG |JATIM TERKINI – Gelombang protes atas kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terus meluas. Kamis (23/4), Aliansi Mahasiswa Tulungagung menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Tulungagung, menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas praktik korupsi di lingkungan Pemkab Tulungagung.

Massa aksi yang terdiri dari DEMA UIN SATU Tulungagung dan PC PMII Tulungagung itu juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah. Mereka menilai, kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat bupati beserta ajudannya menjadi bukti buruknya tata kelola pemerintahan sekaligus lemahnya kontrol legislatif.

Aksi diawali dengan long march menuju Gedung DPRD Tulungagung. Setibanya di lokasi, perwakilan mahasiswa bergantian menyampaikan orasi. Mereka mengkritisi praktik korupsi yang dinilai terus berulang di Tulungagung.

Sebagai bentuk kekecewaan, massa juga membakar ban bekas di depan kantor dewan. Aksi kemudian ditutup dengan dialog bersama empat anggota DPRD Tulungagung.

Ketua PC PMII Tulungagung Muhammad Ahsanur Rizqi menegaskan, pihaknya mendukung penuh langkah KPK dalam memberantas korupsi di Tulungagung. Bahkan, mahasiswa meminta agar pengusutan tidak berhenti pada OTT semata, tetapi sampai membongkar seluruh praktik korupsi yang terjadi di lingkungan pemkab.

“Kami mendukung penuh KPK untuk memberantas korupsi di Tulungagung. Kami juga melihat kerja DPRD lambat, karena seharusnya DPRD sigap melihat setiap anggaran yang rentan dikorupsi,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa juga meminta evaluasi terhadap Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tulungagung. Mereka menilai, penempatan kepala OPD belum sepenuhnya berbasis kompetensi dan rawan intervensi kepentingan politik.

“Kami sempat bertanya kepada BKPSDM terkait pengangkatan kepala OPD. Ternyata tidak semua kepala OPD memiliki kompetensi yang sesuai. Maka harus ada evaluasi,” tegas Rizqi.

Menanggapi tuntutan itu, anggota DPRD Tulungagung, Asrori mengakui keresahan mahasiswa sejalan dengan kondisi yang terjadi di daerah. Menurutnya, DPRD juga kecewa atas kembali terjadinya praktik korupsi di Tulungagung.

Dia mengklaim DPRD sudah berulang kali mengingatkan bupati agar berhati-hati dalam menggunakan anggaran serta lebih transparan dalam pengelolaannya.

“Berulang kali kami ingatkan bupati agar hati-hati dalam menggunakan anggaran dan terbuka. Kami semata-mata ingin menjadikan Tulungagung lebih baik,” katanya.

Asrori berjanji akan mengawal tuntutan mahasiswa dan meneruskannya kepada pihak eksekutif agar segera ditindaklanjuti, terutama terkait transparansi penggunaan anggaran sesuai RAPBD.

“Kami akan kawal tuntutan mahasiswa. Akan kami sampaikan kepada pimpinan dan kami teruskan ke eksekutif. Pola yang dilakukan bupati kami tidak tahu, dan itu di luar fungsi pengawasan kami,” pungkasnya.

Reporter : Nasrul K.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Seremoni, PWI Tulungagung Bagikan 100 Paket Beras
Masih Pasang Bendera Lusuh, PWI dan Bakesbangpol Bagikan 150 Bendera Merah Putih
KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa
Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali
Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru
Mahasiswa Geruduk DPRD, Tuntut Ganti Rugi Dampak Pemadaman Listrik
Satgas Masih Tunggu Arahan Pusat, Kelanjutan Program MBG di Tulungagung Belum Jelas
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Tokoh Reformasi dan Pluralisme

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:17

Bukan Sekadar Seremoni, PWI Tulungagung Bagikan 100 Paket Beras

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03

Masih Pasang Bendera Lusuh, PWI dan Bakesbangpol Bagikan 150 Bendera Merah Putih

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:26

KPK Dalami Aliran Dana, Kepala BPKAD Tulungagung Kembali Diperiksa

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:03

Relawan MBG Desak Operasional SPPG Segera Dibuka Kembali

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25

Jembatan Garuda Kali Song Diresmikan, Warga Tiga Desa Akhirnya Nikmati Akses Baru

Berita Terbaru

Peristiwa

Cemburu Buta, Suami Bakar Mobil Tetangga

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:21

Peristiwa

Bakar Daduk, Api Lahap 400 Ru Lahan Tebu di Tulungagung

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:49

Olahraga

Haornas ke-43, Pemkab Tulungagung Bidik Prestasi Atlet

Kamis, 10 Sep 2026 - 10:42